Posts

Wanita Yang Cemburu

Image
Bangga menjadi wanitaTerlepas dari sejarah masyarakat Arab jahiliyah yang mengubur hidup-hidup anak wanitanya karena malu, sehingga datang Islam yang memuliakan wanita, pada dasarnya wanita adalah mahluk yang luar biasa. Wanita adalah mahluk istimewa. Mereka bisa menjadi pembawa rezeki untuk suaminya. Jika diperlakukan dengan benar isteri akan menjadi surga dan rezeki utama suaminya.


Wanita adalah mahluk terindah...semua yang nampak di dirinya enak dilihat. Wanita juga bisa menjadi rezeki bagi orang di sekitarnya. Karenanya menjadi wanita itu membanggakan.
Mengapa harus bangga? Karena jadi wanita mudah masuk surga.. Syaratnya "cuma" shalat yang bener, puasa di bulan ramadhan, menjaga diri dan mentaati suami...

Duhai ukhtyfillah yang dimuliakan Allah. Mampukah amalan membuat kita mudah melangkah ke Syurga-Nya? Apa yang membuat kita sulit untuk menjaga aurat saat keluar rumah ? Hanya mencari busana yang nyaman yang diperintahkan syariat. Mengapa masih memilih berbusana minim terbuk…

Tak Ada Kata Pensiun Menjadi Orang Tua

Image
Kisah Seorang Anak. Anak adalah rezeki, kisah ini mudah-mudahan bisa memberi pelajaran bagi orang tua.
Seorang anak, menelepon ayahnya yang telah berpisah dan tinggal di rumah yang berbeda dengan dirinya dan ibunya.
Pagi itu, ibunya sakit dan tidak bisa mengantar anaknya ke sekolah seperti biasanya.
Jarak sekolahnya  lumayan jauh, sekitar 1 km dari rumahnya dan si anak bertubuh lemah dan ringkih.
Pagi itu jam 6:00 seperti biasa si anak bersiap siap kemudian menelepon ayahnya: Anak: Ayah, bisa antarkan aku sekolah? Ayah: Ibumu kemana? Anak: Ibu sakit ayah, tidak bisa mengantarkan aku ke sekolah, kali ini ayah bisa antarkan aku ke sekolah kan?

Ayah: Ayah tidak bisa, ayah nanti terlambat ke kantor. Kamu naik Angkot saja atau ojek Anak: Ayah, uang ibu hanya tinggal 10 ribu saja itupun mau dipake beli obat karena ibu sakit, kami pun belum makan dari pagi, tak ada apa apa dirumah, kalau aku pakai untuk ongkos, bagaimana adik dan ibu nanti ayah? Ayah: Ya sudah, kamu jalan kaki saja ke sekolah, ayah…

Jangan Mencari Kesempurnaan

Image
Menarik untuk direnungkan.    Suatu hari, Kahlil Gibran bertanya kepada gurunya:
"Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?" Sang Guru menjawab:
"Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali ke belakang"



Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Kahlil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya:
"Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?" Gibran menjawab:
"Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin yang di depan ada yang lebih indah. Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang TERINDAH  dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi ..!"
Sambil tersenyum, Sang Guru berkata:
"Ya, itulah hidup .. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah …

Tips Menggenggam Hari Penuh Rezeki

Image
MENGGENGGAM REZEKI.Ini tulisan bagus banget, jadi saya ingin membaginya UNTUK anda..dengan ditambahi sana sini untuk melengkapinya. Tulisan ini menyambung tulisan yang terdahulu Mau baik rezeki, perbaiki dulu ahlakmu.
Kita lanjutkan dengan tips yang bisa kita upayakan untuk menggenggam hari penuh rezeki.

Jika ingin menggenggam rezeki yang paling pertama harus dibenahi bukan pekerjaan, bukan gaji, bukan bonus bukan kerja keras tiada henti tapi perbaiki shalatmu. Shalat adalah sebaik baik penolongmu dalam menghadapi berbagai musibah dan kelelahan. Betapa pentingnya shalat sehingga meremehkannya bisa mencabut keberkahan rezeki kita. Artikelnya bisa baca di sini. Ada kaitan yang sangat erat antara shalat dan rezeki. Allah menjelaskan dalam firmannya :  Rezeki bisa diupayakan secara optimal jika kita hidup tenang dan nyaman. Hindari berburuk sangka, kau akan mendapatkan ketenangan dan kenyamanan. Apalagi berburuk sangka masalah rezeki. Ketahuilah bahwa rezeki itu ujian, diluaskan bukan berart…

Tips Meraih Rezeki Ala Menteri Susi

Image
Menginspirasi lho ini !Pada tulisan yang lalu bercerita tentang perbandingan Motivator Rhenald Kasali atas 3 perempuan hebat yaitu Artis Dian Sastro, Usahawan Mooryati Soedibyo dan Menteri Susi Pudjiastuti. Tulisan kali ini masih berkaitan dengan hal tersebut. Kali ini menyoroti khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam menjalani hidup dengan tambahan sana sini dari admin agar sesuai dengan konten blog lancarrezeki.blogspot.com ini.

Ini 10 Kata Bijak dari Ibu Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan/
Selain, sering mengambil tindakan berani, ibu Susi juga kerap melontarkan kata-kata bijak yang menginspirasi.
Bahkan bisa jadi kata-kata beliau bisa jadi pengobar semangat mencari rezeki halal nan berkah.  

Jangan Takut. 1. "Jangan takut untuk bekerja, jangan bekerja kalau takut." Kenapa seseorang takut? Bisa jadi karena mencari rezeki yang haram, sumbernya haram dan jalannya haram (baca : efek rezeki haram). Jika bekerja dengan perasaan takut maka hati ta…

Antara Dian Sastro, Ibu Moor dan Menteri Susi

Image
Numpang lewat... Semoga bisa jadi inspirasiTulisan ini adalah buah pikir motivator Indonesia, Rhenald Kasali. Membandingkan 3 wanita hebat yaitu Mooryati Soedibyo (usahawan brand kecantikan terkenal), Dian Sastro (artis), dan Susi Pudjiastuti (menteri wanita pemberani) bukan perkara gampang. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya. Tapi inti tulisan ini bukan membandingkan untuk menentukan siapa yang "paling hebat" di sini tapi untuk belajar dari mereka, menggali semangat kesuksesan agar bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.

Rezeki pasti dibagi Allah tapi sukses itu diciptakan.  Rhenald Kasali kebetulan mentor bagi dua orang ini: Dian Sastro dan Mooryati Soedibyo. Akan tetapi, pada Susi Pudjiastuti yang kini memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rhenald malah merasa justru belajar banyak hal darinya. Ketiganya perempuan hebat, tetapi selalu diuji oleh sebagian kecil orang yang mengaku pandai. Entah ini stereotyping (pengkategorian yang sangat subjektif) 
baca :

Adakah Allah Bagimu?

Image
DIMANAKAH ALLAH.?Alkisah suatu saat, seorang kakek yang hadir dalam sebuah pengajian yang dipimpin oleh seorang ustad muda, bertanya: "Anakku... Tadi anakku menyampaikan ceramah tentang aqidah, tentang اللّـہ , boleh kakek bertanya, dimanakah اللّـہ itu?".
Sebuah pertanyaan yang membuat sang ustadz muda itu bingung.... sangat dalam sekali.

Saat itu pula ia teringat pesan gurunya, jika ada yang bertanya... dimana pertanyaan itu sifatnya bukan karena ingin tahu atau ingin sekedar menguji dan kita tidak tahu jawabannya maka berikanlah jawaban seperti ini "Sesungguhnya orang yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.." (mal mas-ul a'lamu minas saa-il).
Kakek itupun manggut-manggut... sambil tertunduk beliau bertanya lagi... "Anakku, coba ambilkan pelita itu (sebuah kaleng cat minyak yang berisi minyak tanah dan diberi api di sumbunya)...
Boleh kakek bertanya... Kapan pelita ini disebut pelita?".
Kembali sang Ustad memberikan jawaban:
"Kakek.... …